Game ini bisa buat latihan kejelian mata anda, semakin lama akan semakin cepat, berapakah waktu anda untuk menyelesaikan game ini?
22
Mei
Game ini bisa buat latihan kejelian mata anda, semakin lama akan semakin cepat, berapakah waktu anda untuk menyelesaikan game ini?
15
Mei
Setelah beberapa lama saya cari, yang sebelumnya saya tau hanya bisa Record musik dari Line-in, dan belum pernah bisa muter lagu atau suara dari Line-in tanpa harus merekam terlebih dahulu, akhirnya saya menemukan yang saya cari, muter suara dari line in langsung tampa dirakam.
Ternyata hanya dengan aplikasi Winamp dan plugin yang baru saya dapat. Duh seneng banget, akhirnya sekarang saya bisa ndengerin Radio FM di Laptopku dari MP3 Player yang saya punya.
Sehingga saya bisa ndengrin radio FM Favorit saya langsung dari Laptop dengan Winamp tanpa memakai headset lagi. hore…
Baiklah, saya akan berbagi pengalaman ini :
Pertama, anda harus mempunyai Winamp 5 ( karena plugin ini tidak bisa berjalan di Winamp 3 ) kalau belum punya anda bisa download di www.winamp.com. Setelah itu anda harus mempunyai LineIn plugin for Winamp, yang bisa anda dapatkan di http://home.hccnet.nl/th.v.d.gronde/, kemudian silahkan di-install.
Okey.. Winamp dan Plugin sudah siap, sekarang waktunya dicoba, siapkan MP3 Player atau Radio FM Tuner, atau input apa saja saja yang bisa dijadikan sumber, sambungkan Line Out dari source (sumber) ke Line In PC ( Laptop ) anda, pastikan Line-in dalam kondisi On ( tidak di Mute ), buka Winamp trus File > Open URL, maskukkan alamat seperti ini :
line://title=FM Radio,hideformat
Dan.. kalau semua berjalan dengan lancar, dan akan mendengarkan suara dari MP3 Player atau Radio FM Tuner pada Winamp.
Sebagai catatan, title=xxx bisa anda ganti sesuai dengan kehendak anda, misalnya :
line://title=MP3 Player Radio,hideformat
line://title=Walkman,hideformat
dll.
Akhirnya… sebagai info, Winamp title tersebut juga bisa tampil pada status G-Talk anda.
Selamat mencoba.
10
Mei
Akhirnya, setelah beberapa hari download Windows XP SP3 dari torrent, sesuai dengan artikel sebelumnya tentang Windows XP SP3, maka aku mulai ambil dari ISO yang pertama yaitu Windows XP SP3 dengan beberapa tambahan antara lain Tema Vista, IE 7 dan WMP 11 dan beberapa Driver tambahan yang telah sukses aku install ke 2 Laptop Toshiba teman sekosan. Sebelumya nyiapin Susu Hangat dulu (halah…
) Camilan, dll, hehehe..
, setelah dirasa cukup aku mulailah sesi penginstallan. aku boot Laptop Acer 4520-ku dari CD Windows XP SP3 tadi, sambil menunggu proses loading dirver, nyuput susu anget dulu.. hehehe…
. Beberapa menit kemudian ternyata instalasi tidak sesuai dengan seharusnya, yaitu terjadi error dan blue screen. Berulang kali aku coba, tetapi hasilnya tetap error.
. Aku menduga, karena sudah terlalu banyak di-oprek, mungkin ada beberapa driver tambahan yang crash dengan hardwareku.
Karena gagal pada CD pertama, akhirnya aku mencoba ganti dengan Windows XP SP3 pilihan kedua, yaitu yang hanya dengan IE 7 dan WMP 11, tampa tema Vista dan dirver tambahan. Setelah burning dari ISO ke CD (untung pake CD-RW hehe..
) , langsung Laptop aku booting dari CD. Setelah load driver seperti biasa, format drive C:, proses akhirnya berjalan dengan lancar. Sukses sudah proses instalasiku.
Setelah Windows sudah berjalan normal, jadi pengen nyari tema Vista ( biar gak kalah dengan Laptop anak-anak kosan
). akhirnya aku menemukan yang aku cari, aku gunakan Vista Inspirat 2, karena Installernya kecil, menurutku psati lebih ringan dari pada Vista Transformer Pack. Sukses sudah tema Windows XP-ku jadi tema Windows Vista.
Sentuhan terakhir pada Windows XP SP3 pada Laptopku adalah Google Desktop. Dan beginilah hasih Windows XP SP3 dengan tema Windows Vista. (klik gambar utuk lihat ukuran besar)

8
Mei
Sebelumnya saya berencana untuk install ulang Laptopku dengan Windows XP SP3. Tetapi sebelum istall ulang, sudah lama saya mau Upgrade Acer 4520 punyaku. Wah, inilah saat yang tepat Acer 4520 untuk di bungkar , ya walau harus rela segel dibuka, sayang juga sech, Garansi masih 6 bulan (baru ya??
). Oia, sebelum di upgrade, ini nech spesifikasi laptopku :
Beberapa hardware yang akan saya upgrade adalah Hardisk dan RAM, setelah beli Hardisk 120 GB SATA seharga Rp 660rb ( karena yang 160GB lagi kosong, dan yang 200 GB masih mahal hehe..
) dan RAM 1 GB DDR2 harga Rp 220rb. Siapkan obeng kecil, cutter ( buat motong segel biar tidak rusak ). Siap bongkar……. hehehe…
Beberapa menit kemudian….. Eng ing eng
… Alhamdulillah, sukses tanpa masalah apapun. Sekarang Laptopku jadi gini nech :
Siap diinstall OS baru. ![]()
28
Apr
Huh, beberapa hari yang lalu, Laptop Acer Aspire 4520 punyaku agak bermasalah, ya walau gak parah-parah amat, dan tampilanya masih manis
, tapi aku berminat mau install ulang dengan OS yang fresh.
Bingung juga mau tak ganti Windows XP atau Vista?? Tapi ada kabar, kalau Windows XP Service Pack 3 (SP3) telah dirilis, wah… pengen nyoba nech.. Akhirnya saya urungkan dulu nyoba Windows Vista. Setelah beberapa hari berselancar di Internet, akhirnya ketemu juga yang aku cari, yup.. Windows XP SP3. Teryata sudah bayak beredar di situs-situs torrent. Setelah melihat beberapa hasil kompilasi Windows XP SP3 tersebut, akhirnya saya tertarik beberapa distro Windows XP SP3 tersebut, yaitu yang sudah di mix dengan tema Windows Vista. Setelah membaca beberapa content di dalamnya, saya memutuskan download beberapa ISO (Disc Image) yang menurut saya cukup menarik. File-file yang saya download antara lain :
Urutan di atas sesuai urutan preferensi saya untuk “dicoba” di Laptop. Beberapa fitur dan screenshot bisa dilihat sebagai berikut : Fitur win-xp-sp3-rtm-5512-vista-ultimate.iso
Sedangkan fitur-fitur pada win-xp-sp3-rtm-5512-ie7-wmp11.iso sudah termasuk Internet Explorer 7 dan Windows Media Player 11 dan untuk win-xp-sp3-5508-clean.iso hanya update Service Pack 3 saja, yang lainya tetap sama dengan Windows XP SP2, bebepa tampilan bisa dilihat pada gambar berikut ini :

24
Apr
Sudah lama Abu nawas tidak dipanggil ke istana untuk menghadap Baginda. Abunawas juga sudah lama tidak muncul di kedai teh. Kawan-kawan Abunawas banyak yang merasa kurang bergairah tanpa kehadiran Abu nawas. Tentu saja keadaan kedai tak semarak karena Abu nawas si pemicu tawa tidak ada.
Suatu hari ada seorang laki-laki setengah baya ke kedai teh menanyakan Abu nawas. la mengeluh bahwa ia tidak menemukan jalan keluar dari rnasalah pelik yang dihadapi.
Salah seorang teman Abunawas ingin mencoba menolong.
“Cobalah utarakan kesulitanmu kepadaku barang-kali aku bisa membantu.” kata kawan Abunawas.
“Baiklah. Aku mempunyai rumah yang amat sempit. Sedangkan aku tinggal bersama istri dan kedelapan anak-anakku. Rumah itu kami rasakan terlalu sempit sehingga kami tidak merasa bahagia.” kata orang itu membeberkan kesulitannya.
Kawan Abunawas tidak mampu memberikan jalan keluar, juga yang lainnya. Sehingga mereka menyarankan agar orang itu pergi menemui Abunawas di rumahnya saja.
Orang itu pun pergi ke rumah Abunawas. Dan kebetulan Abu Nawas sedang mengaji. Setelah mengutarakan kesulitan yang sedang dialami, Abunawas bertanya kepada orang itu.
“Punyakah engkau seekor domba?”
“Tidak tetapi aku mampu membelinya.” jawab orÂÂÂÂang itu.
“Kalau begitu belilah seekor dan tempatkan domba itu di dalam rumahmu.” Abunawas menyarankan.
Orang itu tidak membantah. la langsung membeli seekor domba seperti yang disarankan Abunawas.
Beberapa hari kemudian orang itu datang lagi menemui Abu Nawas.
“Wahai Abunawas, aku telah melaksanakan saranmu, tetapi rumahku bertambah sesak. Aku dan keluargaku merasa segala sesuatu menjadi lebih buruk dibandingkan sebelum tinggal bersama domba.” kata orang itu mengeluh.
“Kalau begitu belilah lagi beberapa ekor unggas dan tempatkan juga mereka di dalam rumahmu:” kata Abunawas.
Orang itu tidak membantah. la langsung membeli beberapa ekor unggas yang kemudian dimasukkan ke dalam rumahnya. Beberapa hari kemudian orang itu daÂÂÂÂtang lagi ke rumah Abu Nawas.
“Wahai Abu Nawas,aku telah melaksanakan saran-saranmu dengan menambah penghuni rumahku dengan beberapa ekor unggas. Namun begitu aku dan keluargaku semakin tidak betah tinggal di rumah yang makin banyak perighuninya. Kami bertambah merasa tersiksa.” kata orang itu dengan wajah yang semakin muram.
“Kalau begitu belilah seekor anak unta dan peliharalah di dalam rumahmu.”kata Abu Nawas menyarankan
Orang itu tidak membantah. la langsung ke pasar hewan membeli seekor anak unta untuk dipelihara di dalam rumahnya.
Beberapa hari kemudian orang itu datang lagi menemui Abu Nawas. la berkata,
“Wahai Abu Nawas, tahukah engkau bahwa keadaan di dalam rumahku sekarang hampir seperti neraka. Semuanya berubah menjadi lebih mengerikan dari pada hari-hari sebelumnya. Wahai Abu Nawas, kami sudah tidak tahan tinggal serumah dengan binatang-binatang itu.” kata orang itu putus asa.
“Baiklah, kalau kalian sudah merasa tidak tahan maka juallah anak unta itu.” kata Abu Nawas.
Orang itu tidak membantah. la langsung menjual anak unta yang baru dibelinya.
Beberapa hari kemudian Abu Nawas pergi ke rumah orang itu
“Bagaimana keadaan kalian sekarang?” Abu Nawas bertanya.
“Keadaannya sekarang lebih baik karena anak unta itu sudah tidak lagi tinggal disini.” kata orang itu tersenyum. “Baiklah, kalau begitu sekarang juallah unggas-unggasmu.” kata Abu Nawas.
Orang itu tidak membantah. la langsung menjual unggas-unggasnya.
Beberapa hari kemudian Abu Nawas mengunjungi orang itu.
“Bagaimana keadaan rumah kalian sekarang ?” Abu Nawas bertanya.
“Keadaan sekarang lebih menyenangkan karena unggas-unggas itu sudah tidak tinggal bersama kami.” kata orang itu dengan wajah ceria.
“Baiklah kalau begitu sekarang juallah domba itu.” kata Abu Nawas.
Orang itu tidak membantah. Dengan senang hati ia langsung menjual dombanya.
Beberapa hari kemudian Abu Nawas bertamu ke rumah orang itu. la bertanya,
“Bagaimana keadaan rumah kalian sekarang ?” “Kami merasakan rumah kami bertambah luas kaÂÂÂÂrena binatang-binatang itu sudah tidak lagi tinggal bersama kami. Dan kami sekarang merasa lebih berbahagia daripada dulu. Kami mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepadamu hai Abu Nawas.” kata orÂÂÂÂang itu dengan wajah berseri-seri.
“Sebenarnya batas sempit dan luas itu tertancap dalam pikiranmu. Kalau engkau selalu bersyukur atas nikmat dari Tuhan maka Tuhan akan mencabut kesempitan dalam hati dan pikiranmu.” kata Abu Nawas menjelaskan.
Dan sebelum Abu Nawas pulang, ia bertanya kepada orang itu,
“Apakah engkau sering berdoa ?”
“Ya.” jawab orang itu.
“Ketahuilah bahwa doa seorang hamba tidak mesti diterima oleh Allah karena manakala Allah membuka pintu pemahaman kepada engkau ketika Dia tidak memberi engkau, maka ketiadaan pemberian itu merupakan pemberian yang sebenarnya.”